Satu lagi prestasi berskala Nasional berhasil direngkuh oleh Universitas Muhammadiyah Ponorogo melalui bidang Penelitian. Prestasi ini kembali diraih oleh salah satu Dosen Fakultas Agama Islam Univ. Muhammadiyah Ponorogo yakni Drs. Rido Kurnianto, M.Ag dalam kegiatan short Course Metodologi Penelitian Islam dan Budaya Lokal yang diselenggarakan atas kerjasama Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya dengan Direktorat Pendidikan Tinggi Agama Islam (DIKTIS) Kemenag RI pada tanggal 18 Nopember 2011 s.d 12 Januari 2012.
Event
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ponorogo Yuni Widyaningsih, SH atau yang akrab dipanggil Mbak Ida menyampaikan bahwa mereka para wisudawan akan terjun dilingkungan yang sangat kompleks dan heterogen dimanapun mereka berada. “Bila dulu para wisudawan hanya berkutat pada lingkup terbatas terutama kampus, teman maupun keluarga, ilmu selanjutnya akan menemui dunia baru yang masih dikembangkan.
“Disana ilmu tidak akan berhenti. Banyak gambaran kedepan yang merupakan tuntutan untuk dipelajari dan dibenahi dalam hidup bermasyarakat,” ujar Wabup.
Beliau menyampaikan bahwa
Sidang terbuka dengan agenda wisuda sarjana dan diploma Universitas Muhammadiyah Ponorogo gelombang ke – 31 digelar Sabtu 3 Desember 2011. Bertempat di DOME Universitas Muhammadiyah Ponorogo sejumlah 362 wisudawan yang terdiri dari 284 Sarjana dan 92 wisudawan dari program diploma dari 6 fakultas bergantian mendapat kalungan Gordon dan tanda kelulusan oleh pihak rektorat.
Pada kesempatan wisuda tersebut juga dianugrahkan penghargaan kepada Ulyatul Diniawati wisudawan sarjana terbaik dengan IPK 3,73 dan Anis Kurniawati wisudawan diploma terbaik dengan
Ponorogo – Universitas Muhammadiyah Ponorogo tahun ini mendirikan Center Of Page Challenger dalam rangka untuk mewujudkan sebagai Center of enterpreneurship University Yaitu perguruan tinggi yang mempunyai output untuk menumbuh kembangkan kewirausahaan atau kemandirian. Hal itu diperuntukkan kepada semua Mahasiswa unmuh atau juga kepada Alumni dan Wisudawan yang kemarin baru dikukuhkan. Hal ini disampaikan Edi Santoso, SE.,MM Sekretaris Rektorat disela-sela acara Wisuda Sarjana dan Diploma Unmuh Ponorogo Periode II tahun 2011.
Tahun ini Unmuh sudah memulai kelas
Tingginya angka kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan korban meninggal dunia, membuat jajaran Polres Ponorogo membuat sejumlah gebrakan. Salah satunya, menggandeng Perguruan tinggi untuk memasukkan pendidikan lalu lintas kedalam kurikulum. Ide inipun disambut positif oleh Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Kapolres Ponorogo, AKBP Yuda Gustawan mengatakan, ini merupakan tindak lanjut dari undang-undang lalu lintas, untuk bersama-sama komunitas kampus memasukkan kedalam kurikulum. Sehingga, diharapkan terdapat tindakan pencegahab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Untuk tingkat SMP dan SMA telah dilakukan. "Di Ponorogo,