- 18 August 2026
- Ajeng Laksmita
UMPO.AC.ID - Guna memperkuat sistem keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kampus, Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP).
Wakil Rektor 2 UMPO, Dr. Hadi Sumarsono, M.Si., menjelaskan bahwa pembentukan satgas ini didasarkan pada terbitnya Surat Keputusan (SK) terkait integrasi K3 dan GP2SP. Selama ini, berbagai unit di lingkungan kampus sebenarnya sudah memiliki elemen K3, namun belum terintegrasi dengan baik sehingga berjalan secara sendiri-sendiri tanpa dukungan penuh antar unit.
Melalui satgas baru ini, seluruh kegiatan dan data K3 dari berbagai satuan kerja ke depannya akan disentralisasi dan disinkronkan agar saling mendukung. Selain itu, satgas juga memegang peran penting dalam membuat dokumentasi serta petunjuk penggunaan alat, terutama untuk menunjang kebutuhan akreditasi institusi, khususnya pada laboratorium di Fakultas Kesehatan dan Fakultas Teknik. Sejumlah perwakilan unit dan satuan kerja sebelumnya telah mengikuti sosialisasi dan pendampingan bersama Dinas Kesehatan, yang menjadi modal awal penting bagi kiprah satgas baru ini.
Sementara itu, Dr. Sulistyo Andarmoyo, Ph.D., menyampaikan bahwa langkah awal yang menjadi fokus utama tim adalah menyusun pedoman pelaksanaan kegiatan serta memperjelas pembagian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing anggota.
"Kita telah diberikan amanah oleh universitas untuk membawa institusi ini lebih baik dari aspek kesehatan dan keselamatan kerja," ujar Dr. Sulistyo. Dengan kolaborasi yang solid, kepengurusan baru Satgas K3 dan GP2SP UMPO ini diharapkan mampu membawa budaya kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif bagi seluruh sivitas akademika.