- 12 August 2026
- Ajeng Laksmita
UMPO.AC.ID - Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) melalui kolaborasi dengan PT Surya Amanah Cendekia (SAC) resmi meluncurkan unit bisnis pertanian modern bernama SAC Agro Farm. Acara peresmian dan penanaman perdana green house melon tersebut berlangsung di Lahan Edu-Farm Presma UMPO, Jalan Pramuka 115B, Ponorogo, pada Rabu (12/8).
Mengusung tema "Menanam Harapan, Memanen Masa Depan", inisiatif ini bertujuan untuk mengubah paradigma bertani di kalangan generasi muda agar lebih kreatif dan berbasis teknologi.
Rektor UMPO, Dr. Rido Kurnianto, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran green house ini merupakan perwujudan mimpi untuk mengintegrasikan dunia kampus dengan pertanian modern. Ia berharap keberadaan SAC Agro Farm dapat memantik semangat sivitas akademika mulai dari dosen, staf, hingga mahasiswa untuk terjun ke sektor pertanian yang selama ini belum tergarap optimal.
"Kami ingin anak-anak muda, khususnya putra-putri petani, tidak lagi bermimpi harus keluar negeri untuk mendapatkan uang besar. Uang besar sebenarnya ada di tanah lahan milik orang tua mereka sendiri, asalkan dikelola dengan cara yang benar dan teknologi yang tepat," ujar Dr. Rido.
Lebih lanjut, Dr. Rido menekankan pentingnya kembali ke alam dengan menerapkan sistem pertanian organik. Menurutnya, pemulihan kesehatan tanah yang selama ini terkontaminasi bahan kimia adalah langkah krusial.
"Kami menggunakan sistem organik, mulai dari pupuk hingga insektisida. Ini adalah bentuk teologi lingkungan, di mana kita menjaga amanah Allah untuk merawat bumi agar kembali produktif dan berkah," tambahnya.
Direktur Utama PT SAC, Dr. Agus Edi Sumanto, M.M., menjelaskan bahwa Agrofarm Meniko merupakan model bisnis baru yang dikembangkan bagi mahasiswa dan SAC pada umumnya.
"Agrofarm ini adalah perwujudan kolaborasi antara kampus, industri, dan masyarakat. Kami berharap ini menjadi model bisnis yang berkelanjutan dan edukatif," jelas Dr. Agus.
Ke depannya, SAC Agro Farm tidak hanya berfokus pada produksi melon di green house, tetapi juga akan dikembangkan menjadi kawasan agrowisata edukasi. Pengunjung nantinya dapat memetik hasil panen secara langsung, yang diharapkan dapat menjadi daya tarik viral sekaligus sarana edukasi pertanian modern bagi masyarakat luas.
Peluncuran ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan ekosistem pertanian cerdas (smart farming) yang ramah lingkungan, berdaya saing tinggi, dan mampu meningkatkan nilai ekonomi bagi generasi mendatang.