- 03 September 2026
- Ajeng Laksmita
UMPO.AC.ID - Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Muhammadiyah Ponorogo melaksanakan peresmian kembali atau relaunching Museum Dawet Jabung pada Rabu, 2 September 2026.
Kegiatan yang bertempat di Museum Dawet Jabung, Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo tersebut berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Acara ini dihelat sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali fungsi museum yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.
Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 60 peserta dan tamu undangan, di antaranya Wakil Rektor III UMPO, Kepala Desa Jabung, Kepala BAMA, Dekan dan jajaran struktural Fakultas Ekonomi, pengurus HIMA Manajemen, Kelompok Sadar Wisata, tokoh masyarakat, pelaku usaha mikro kecil dan menengah, serta siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Al-Munawaroh Jabung.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari sejumlah pihak. Ketua Pelaksana PPK Ormawa, Dliyaau Muhammad, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program revitalisasi ini.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Kami berharap Museum Dawet Jabung dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas," ujar Dliyaau Muhammad dalam sambutannya. Ia juga turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan program berlangsung.
Sementara itu, Kepala Desa Jabung, Budi Ratno, mengangkat sejarah Dawet Jabung sebagai bagian dari kekayaan budaya dan kuliner yang melekat erat pada masyarakat Desa Jabung.
"Kita harus menjaga dan mengenalkan sejarah ini kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda agar warisan leluhur kita tidak luntur," ungkap Budi Ratno.
Wakil Rektor III UMPO, Dr. Sugeng Wibowo, M.Hum, turut memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan PPK Ormawa ini memperoleh pendanaan melalui program nasional dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, khususnya melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan.
"Dukungan pendanaan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk terus berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat sekaligus mengembangkan potensi lokal yang ada di Desa Jabung," tutur Dr. Sugeng Wibowo.
Setelah rangkaian sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Wakil Rektor III UMPO sebagai simbol bahwa Museum Dawet Jabung resmi dibuka kembali untuk umum. Para tamu undangan kemudian mengikuti tur keliling museum untuk melihat berbagai informasi serta koleksi yang terdapat di dalam ruangan, dan ditutup dengan sesi foto bersama.
Melalui kegiatan relaunching ini, Museum Dawet Jabung tidak hanya kembali dibuka sebagai ruang edukasi mengenai sejarah dan kuliner khas daerah, tetapi juga diperkuat melalui strategi branding serta pemanfaatan media digital seperti Instagram dan TikTok. Ke depan, museum diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu destinasi wisata berbasis kuliner warisan budaya atau heritage culinary yang memberikan manfaat keberlanjutan bagi perekonomian warga Desa Jabung.