- 31 October 2026
- Ajeng Laksmita
UMPO.AC.ID - Langkah konkrit untuk menjamin ketahanan mental Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) terus diperkuat di Ponorogo. Klinik Al Manar Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) meresmikan kerja sama strategis dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Luar Negeri Negesa Mutiara melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) layanan psikotes, Jumat (30/10/2026). Kerja sama yang ditandatangani oleh dr. Asri Febria Wardani dari pihak Klinik Al Manar UMPO dan Budi Risyanto mewakili BLK Luar Negeri Negesa Mutiara ini dirancang untuk memastikan CPMI siap menghadapi tantangan kerja maupun adaptasi budaya di mancanegara.
Melalui asesmen psikotes yang komprehensif, para calon pekerja diharapkan dapat memperoleh gambaran mendalam mengenai aspek psikologis yang relevan dengan kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan pekerjaan, lingkungan sosial, serta perbedaan budaya di negara tujuan.
Perwakilan Klinik Al Manar UMPO, Bayu Nuryanto, S.Kep., Ners., menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen Klinik Al Manar untuk terus mengembangkan pelayanan kesehatan dan konseling yang bermanfaat secara luas bagi masyarakat.
"Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen Klinik Al Manar untuk terus mengembangkan pelayanan kesehatan dan konseling yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap layanan psikotes ini dapat dilaksanakan secara profesional, berkualitas, dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kesiapan calon pekerja migran Indonesia," ujar Bayu Nuryanto.
Sementara itu, Budi Risyanto selaku perwakilan BLK Luar Negeri Negesa Mutiara menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam melengkapi pembekalan para calon pekerja migran sebelum diberangkatkan.
"Kerja sama ini kami harapkan dapat memberikan kemudahan dan nilai tambah bagi para calon pekerja migran dalam mempersiapkan diri sebelum bekerja di luar negeri. Sinergi dengan Klinik Al Manar UMPO diharapkan mampu mendukung proses penyiapan CPMI secara lebih optimal, baik dari aspek keterampilan maupun kesiapan psikologis," tutur Budi Risyanto.
Melalui penandatanganan MoU ini, kedua pihak optimistis terbangun hubungan kemitraan yang saling menguntungkan, berkelanjutan, dan memberikan manfaat luas bagi seluruh pihak, termasuk institusi, calon pekerja migran, keluarga, serta masyarakat. Ke depan, Klinik Al Manar UMPO dan BLK Luar Negeri Negesa Mutiara berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas layanan, serta mengembangkan peluang kerja sama lainnya sesuai kebutuhan dan kesepakatan bersama. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah kesepakatan formal, melainkan juga langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, serta berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan para calon pekerja migran Indonesia.