- 20 July 2026
- Ajeng Laksmita
UMPO.AC.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO). Tim mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi berhasil meraih Juara 1 Proposal Bisnis Kuliner Kemasan dalam ajang Studentpreneur Bootcamp Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCeBI) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), 17–19 Juli 2026.Tim yang mengusung inovasi Kelory Bar terdiri atas Fitri Sukma Ayu Lestari (ketua), Rahma Wulandari, dan Liana dengan bimbingan Yusup Arip, S.E., M.M.
Kelory Bar merupakan camilan sehat berbahan dasar daun kelor yang dikembangkan sebagai alternatif makanan praktis tanpa tambahan gula. Produk ini lahir dari kepedulian tim terhadap potensi sumber daya lokal Ponorogo yang melimpah sekaligus tingginya kebutuhan masyarakat akan pilihan camilan yang lebih sehat. Salah satu anggota tim, Liana mengungkapkan bahwa ide tersebut muncul dari keinginan untuk memberdayakan masyarakat sekitar melalui pemanfaatan daun kelor yang banyak tumbuh di Ponorogo.
"Mulai dari proses pembuatan ide sampai menjadi proposal, tim kami bersepakat untuk memberdayakan masyarakat sekitar dengan melihat adanya potensi daun kelor yang di Ponorogo cukup banyak. Dari pemberdayaan tersebut kami memiliki ide untuk membuat snack sehat sebagai upaya pencegahan diabetes, khususnya di Ponorogo, dengan bahan utama daun kelor tanpa tambahan gula. Dari situlah lahir Kelory Bar," jelasnya.
Menurutnya, Kelory Bar memiliki keunggulan dibandingkan produk sejenis karena praktis dikonsumsi kapan saja dan mudah dibawa ke mana pun. Keunggulan tersebut menjadi nilai tambah yang diangkat dalam proposal bisnis hingga berhasil mengantarkan tim meraih predikat terbaik. Selama mengikuti kompetisi nasional tersebut, Nabila mengaku memperoleh banyak pengalaman dan wawasan baru mengenai dunia kewirausahaan.
"Saya mendapatkan banyak ilmu, terutama dari Bapak Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., yang memberikan wejangan agar tidak mudah menyerah ketika mengalami kerugian dalam berbisnis. Selain itu, saya juga mendapatkan teman-teman baru yang sportif dan berasal dari berbagai daerah di Indonesia," ujarnya.
Ia pun memberikan motivasi kepada mahasiswa lain agar tidak takut mencoba dan bangkit dari kegagalan.
"Jangan menyerah apabila mengalami kegagalan. Mungkin terlihat buruk di awal, tetapi kita tidak tahu masa depan kalau belum mencoba untuk memulai kembali dari kegagalan itu," pesannya.
Sementara itu, pembimbing tim, Yusup Arip, S.E., M.M., menjelaskan bahwa Studentpreneur Bootcamp MCeBI merupakan program nasional yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCeBI) untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Sengkaling, Malang, selama tiga hari tersebut membekali peserta dengan berbagai materi pengembangan bisnis, seminar motivasi kewirausahaan, hingga kompetisi proposal dan produk bisnis mahasiswa.
"Harapannya, melalui bootcamp ini akan lahir wirausaha muda dari PTMA yang memiliki daya saing tinggi dan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan," terang Yusup.
Hari pertama kegiatan dibuka oleh Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., bersama Ketua MCeBI Dr. Endang Rudiatin, M.Si. dan jajaran Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Selanjutnya, peserta mengikuti bootcamp kewirausahaan, penilaian proposal bisnis, presentasi produk, video promosi, hingga wawancara langsung terhadap produk yang dipamerkan.
Pada hari terakhir, peserta memperoleh pendampingan intensif dari Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah mengenai rantai pasok dan pengembangan inkubator bisnis. Mereka juga mendapatkan motivasi langsung dari praktisi bisnis nasional yang turut menjadi dewan juri. Penilaian kompetisi dilakukan secara menyeluruh, meliputi kualitas proposal bisnis, presentasi, video promosi, inovasi produk, hingga wawancara terhadap peserta.
Yusup menyampaikan rasa syukur atas capaian mahasiswa UMPO yang mampu bersaing dengan puluhan perguruan tinggi Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia.
"Alhamdulillah, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo berhasil meraih Juara 1 Proposal Bisnis Kuliner Kemasan melalui inovasi Kelory Bar. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMPO mampu menghadirkan ide bisnis kreatif berbasis potensi lokal yang memiliki nilai inovasi dan daya saing nasional," pungkasnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa UMPO untuk terus mengembangkan kreativitas, berinovasi dalam dunia kewirausahaan, serta memanfaatkan potensi lokal menjadi produk yang bernilai ekonomi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.