- 26 October 2026
- Ajeng Laksmita
UMPO.AC.ID - Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) memberangkatkan tiga mahasiswa untuk mengikuti Ahmad Dahlan International Youth Camp (ADIYC) 2026. Pemberangkatan dilakukan secara resmi pada Senin, 26 Oktober 2026, melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan BAMA sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di kancah internasional.
Kegiatan ADIYC 2026 akan berlangsung pada 27–29 Oktober 2026, bertempat di Universitas Muhammadiyah Malang dan Pujon Hill. Tiga mahasiswa yang mewakili UMPO yakni Safira Dwi Andini dan Yuna Bulan Mareta dari Program Studi D3 Keperawatan, serta Wisnu Nur Syamsi dari Program Studi Manajemen.
ADIYC 2026 diikuti oleh delegasi mahasiswa dari 10 negara. Kegiatan ini mengusung tema Global Youth Leadership, Active Citizenship & Social Change; Youth for Sustainable Development, Climate Action & Global Challenges; Faith in Action: Religion and Solutions to Global Challenges. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa akan mengikuti berbagai diskusi serta kompetisi akademik dan nonakademik.
Wakil Rektor UMPO, Dr. Sugeng Wibowo, M.Hum., mengatakan keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan internasional tersebut merupakan bentuk komitmen kampus dalam mendorong internasionalisasi institusi. Menurutnya, tantangan dalam kompetisi kemahasiswaan semakin meningkat sehingga mahasiswa perlu terus meningkatkan kemampuan dan pengalaman.
“Tantangan dalam kompetisi kemahasiswaan sekarang semakin meningkat. PTMA dengan kesolidan secara nasional membuat perguruan tinggi lain menjadi lebih termotivasi. Sehingga, diharapkan dalam mengikuti acara ini, mahasiswa dapat mengikuti dengan baik sehingga mendapatkan wawasan, pengalaman, jaringan, serta prestasi. Bagi UMPO, tentu juga akan menjadi salah satu pemicu dalam meningkatkan kompetensi prestasi mahasiswa yang berdaya saing,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BAMA UMPO, Desriyanti, M.Kom., menyampaikan bahwa kampus memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut, baik secara materiil maupun nonmateriil. Dukungan itu merupakan bagian dari layanan kampus untuk memfasilitasi pengembangan potensi mahasiswa, terlebih dalam kegiatan bertaraf internasional.
“Ya, kami support full. Apalagi ini tingkat internasional,” jelasnya.
Melalui keikutsertaan dalam ADIYC 2026, UMPO berharap mahasiswa dapat memperluas wawasan, membangun jejaring internasional, serta meningkatkan prestasi dan kompetensi agar mampu bersaing di tingkat global.