Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi & Misi
    • Rektor
    • Dosen & Karyawan
  • Kelembagaan
      • BAGIAN

      • Bagian Sekretariat Universitas (BSU)
      • Bagian Humas dan Protokoler (BHP)
      • Bagian Administrasi Akademik Kemahasiswaan (BAAK)
      • Bagian Pengembangan Pembelajaran (BPP)
      • Bagian Sumber Daya Manusia (BSDM)
      • Bagian Administrasi Pengelolaan Keuangan (BAPK)
      • Bagian Pengelola Sarana dan Prasarana (BPSP)
      • BAGIAN

      • Bagian Pengembangan Usaha (BPU)
      • Bagian Pengkajian, Pembinaan, dan Pengembangan Dakwah Islam (BP3DI)
      • Bagian Administrasi Mahasiswa dan Alumni (BAMA)
      • Bagian Informasi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (BIPMB)
      • Bagian Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI)
      • Bagian Sertifikasi Mahasiswa (BSM)
      • Lembaga

      • Lembaga Penjaminan Mutu Institusi (LPMI)
      • Lembaga Perencanaan & Pengembangan Institusi (LPPI)
      • Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
      • Lembaga Layanan Perpustakaan (L2P)
      • Lembaga Pengembangan Sistem Informasi (LPSI)
  • Informasi
    • Berita
    • Informasi Kampus
    • Informasi PMB
    • Informasi Ponorogo
    • Kerjasama
    • Alumni
  • Fakultas
    • Fakultas Agama dan Islam
    • Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
    • Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    • Fakultas Ekonomi
    • Fakultas Teknik
    • Fakultas Ilmu Kesehatan
    • Fakultas Hukum
    • Pascasarjana
  • Fasilitas
    • Fasilitas Ruang Kuliah
    • Fasilitas Kegiatan Mahasiswa
    • Sistem Informasi Akademik
  • Kontak
    • Pendaftaran Online
    • Kontak
  • Login
    • Login Dosen
    • Login Sistem Akademik

Berita / Artikel

  • Home
  • Berita

Akademisi UMPO Soroti Kesenjangan Kompetensi dan Kebutuhan Dunia Kerja

  • 27 October 2026
  • Ajeng Laksmita
  • Umum

UMPO.AC.ID  -  Persoalan ketenagakerjaan tidak cukup diselesaikan dengan memperbanyak lowongan pekerjaan. Kesesuaian kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan industri serta pemerataan akses terhadap kesempatan kerja juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Hal tersebut disampaikan Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Sayid Abas, S.E., M.Si., dalam menanggapi fenomena tingginya antusiasme masyarakat terhadap bursa kerja di Ponorogo.

 

Menurutnya, persoalan tersebut menjadi perhatian karena banyaknya lowongan yang tersedia belum tentu sejalan dengan kompetensi yang dimiliki pencari kerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan pasar tenaga kerja tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dalam memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

 

“Fenomena Job Fair Ponorogo menunjukkan permasalahan pasar tenaga kerja bukan hanya berkaitan dengan jumlah lapangan pekerjaan, tetapi juga mengenai kualitas tenaga kerja, kesesuaian kompetensi, dan akses yang inklusif terhadap kesempatan kerja,” ujarnya.

 

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pelaksanaan Job Fair yang digelar Pemerintah Kabupaten Ponorogo di Mal PCC pada September lalu. Pada hari pertama, ribuan pelamar memadati lokasi kegiatan untuk mencari informasi dan peluang kerja dari berbagai perusahaan yang berpartisipasi.

 

Pihaknya mengapresiasi pelaksanaan Job Fair karena memberikan kemudahan bagi pencari kerja untuk bertemu langsung dengan sejumlah perusahaan dalam satu lokasi. Namun, ia menilai kegiatan semacam ini perlu diikuti langkah strategis agar tidak hanya menjadi sarana mempertemukan pelamar dengan penyedia lowongan, tetapi juga mendorong penyelesaian persoalan ketenagakerjaan secara lebih mendasar.

 

Ia menjelaskan, ketidaksesuaian antara keterampilan pencari kerja dan kebutuhan perusahaan dapat memunculkan skill mismatch. Apabila berlangsung dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap pengangguran struktural, yakni pengangguran yang terjadi akibat ketidakcocokan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan pasar.

 

“Ketidaksesuaian antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan perusahaan dapat menyebabkan skill mismatch dan pengangguran struktural, sehingga diperlukan peningkatan kompetensi melalui pendidikan, pelatihan vokasi, dan sertifikasi kerja,” jelasnya.

 

Menurutnya, upaya mengatasi persoalan tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor usaha. Pemerintah dapat berperan sebagai fasilitator melalui layanan ketenagakerjaan, penyediaan informasi pasar kerja, serta penghubung antara pencari kerja dan perusahaan.

 

Sementara itu, perguruan tinggi perlu memastikan proses pendidikan dan pengembangan kompetensi tetap relevan dengan dinamika dunia kerja. Perusahaan juga perlu dilibatkan dalam pemetaan kebutuhan tenaga kerja agar keterampilan yang dikembangkan melalui pendidikan maupun pelatihan sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan industri.

 

“Keberhasilan kebijakan ketenagakerjaan ditentukan oleh kemampuan menciptakan keseimbangan antara kebutuhan industri dan kemampuan tenaga kerja melalui kolaborasi pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor usaha,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Dia menekankan pentingnya strategi jangka panjang melalui pemetaan kebutuhan industri secara berkala, penguatan pendidikan vokasi, perluasan akses pelatihan dan sertifikasi kompetensi, serta penyediaan informasi pasar kerja yang mudah dijangkau masyarakat.

 

Dengan demikian, keberhasilan penyerapan tenaga kerja tidak hanya ditentukan oleh banyaknya lowongan yang dibuka, tetapi juga oleh kesiapan pencari kerja dalam memenuhi kebutuhan perusahaan. Sinergi berbagai pihak diharapkan mampu menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas CPMI, Klinik Al Manar UMPO Sin... Ajeng Laksmita | 31 October 2026
Saatnya Glow Up Luar Dalam: Mahasiswa Psikologi Is... Ajeng Laksmita | 30 October 2026
Gelar Karya PPG FKIP UMPO: Lahirkan Calon Guru Ino... Ajeng Laksmita | 30 October 2026
Lewat Pemilihan Duta Perpustakaan 2026, UMPO Hadir... Ajeng Laksmita | 30 October 2026
Karya Ilmiah AI dan SDM Antarkan Mahasiswa Magiste... Ajeng Laksmita | 29 October 2026
Piye To Kih Woko Channel Bikin Geger Kampus UMPO J... Ajeng Laksmita | 29 October 2026

Populer

Wisuda ke 60 Pascasarjana Sarjana dan Diploma Univ...

  • 23 February 2026

Lowongan Dosen Universitas Muhammadiyah Ponorogo

  • 02 July 2026

Menembus Gelap Goa Pacitan, Perjalanan DIKLATTAN C...

  • 27 April 2026

DOKUMENTASI DAN PROSESI WISUDA UMPO KE 60

  • 09 July 2026

Kategori

  • Agenda
  • Berita
  • Informasi Kampus
  • Informasi Ponorogo
  • Pekerjaan
  • Pengumuman
  • Umum

Berita Terakhir

Tingkatkan Kualitas CPMI, Klinik Al Manar UMPO Sin...

  • 31 October 2026

Saatnya Glow Up Luar Dalam: Mahasiswa Psikologi Is...

  • 30 October 2026

Gelar Karya PPG FKIP UMPO: Lahirkan Calon Guru Ino...

  • 30 October 2026

Lewat Pemilihan Duta Perpustakaan 2026, UMPO Hadir...

  • 30 October 2026

Karya Ilmiah AI dan SDM Antarkan Mahasiswa Magiste...

  • 29 October 2026
Logo

Media Online

RADIO AL-MANAR
Streaming Terputus Suara Al-Manar


UMPO TV

Pengumuman Terakhir

  • PENGUMUMAN HASIL REKRUTMEN CALON DOSEN UMPO TAHUN 2026 04 Aug 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan Dosen UMPO 2026 23 Jul 2026
  • DOKUMENTASI DAN PROSESI WISUDA UMPO KE 60 09 Jul 2026

Link Terkait

Persyarikatan Muhammadiyah | Ditjen Dikti |

World Web Rank | Peringkat Versi 4icu.org |

Pemkab Ponorogo | Dikti |

Kopertis Wilayah VII | LPMII |

Pejabat Struktural |

Hubungi Kami

Jl. Budi Utomo No.10 Ponorogo, Jawa Timur Indonesia
Telp. (0352) 481124, 487662 (psw 2211) - Fax : (0352) 461796
humas@umpo.ac.id , akademik@umpo.ac.id

2026 © All Rights Reserved. Universitas Muhammadiyah Ponorogo English