- 28 August 2025
- Ajeng Laksmita
UMPO.AC.ID - Program Studi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia (FORTEI) Wilayah VII Jawa Timur tahun 2025. Agenda berlangsung selama dua hari, 28–29 Agustus 2025, meliputi Seminar Nasional, Workshop Instrumen Baru 7 Standar LAM Teknik, serta Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pengurus FORTEI periode 2024–2026.
Ketua Program Studi S1 Teknik Elektro UMPO, Didik Riyanto, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan selamat datang kepada seluruh peserta.
“Saya ucapkan selamat datang di gedung Expotorium Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, dimulai dengan seminar nasional, kemudian workshop pemahaman instrumen baru LAM Teknik, dan ditutup dengan Rakerwil pada 29 Agustus,” ujarnya.
Dia menambahkan, antusiasme peserta pada agenda ini sangat tinggi. Tercatat ada 90 pendaftar seminar nasional dengan 85 paper diterima untuk dipresentasikan. Selain itu, kegiatan juga akan diisi dengan penandatanganan MoU dari 24 Program Studi Teknik Elektro se-Jawa Timur. Sementara itu, workshop diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari dosen dan kaprodi Teknik Elektro.
Rektor UMPO, Dr. Rido Kurnianto, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memajukan bangsa melalui ilmu pengetahuan.
“Setiap acara seperti ini, kami selalu menyuguhkan seni Reog Ponorogo sebagai bagian dari keunggulan lokal kami. Alhamdulillah, UMPO tahun lalu meraih predikat akreditasi Unggul, salah satunya karena integrasi kearifan lokal ke dalam Tridharma Perguruan Tinggi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rektor UMPO juga menyoroti pencapaian besar pada tahun 2024, yakni ditetapkannya Reog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia UNESCO. Menurutnya, hal tersebut tak lepas dari kajian akademik yang dilakukan UMPO, mulai dari instrumen musik, kostum, hingga nilai-nilai adiluhung yang dikandung dalam seni tradisi tersebut.
“Kami berkomitmen untuk menjadikan UMPO sebagai pilar pelestari dan pengembang seni Reog Ponorogo, sekaligus mengintegrasikan kearifan lokal dalam pendidikan tinggi,” tambahnya.
Kegiatan FORTEI VII Jawa Timur di UMPO menghadirkan Prof. Dr. Eng. Aryuanto Soetedjo, S.T., M.T. (Guru Besar AI Teknik Elektro, ITN Malang) sebagai Keynote Speaker Seminar, serta Ir. Khairul Anam, S.T., M.T., Ph.D. (Dosen Teknik Elektro Universitas Jember) sebagai narasumber workshop.
(Ajeng Laksmita/Humas UMPO)