- 24 July 2026
- Ajeng Laksmita
UMPO.AC.ID - Menghadirkan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan steril dari kekerasan menjadi prioritas utama Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO). Wujud konkret komitmen tersebut tersaji melalui Seminar PPKPT Series #1 bertema Cyber Crime yang diselenggarakan oleh Satgas PPKPT UMPO di Aula Lantai 4 Gedung Rektorat UMPO, Jumat (24/7)
Seminar yang diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan UMPO ini menghadirkan Aipda Ritus Nur Armada, S.Psi., anggota Unit PPA Satreskrim Polres Ponorogo, sebagai narasumber. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UMPO, Dr. Rido Kurnianto, M.Ag.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian yang diraih UMPO, salah satunya diterbitkannya izin pembukaan Program Studi Magister Hukum. Momentum tersebut, menurutnya, menjadi semangat untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Polres Ponorogo, dalam membangun ekosistem akademik yang berkualitas.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi merupakan bagian dari komitmen UMPO yang sejalan dengan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi serta penguatan melalui Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
"Sejak awal kampus ini dibangun, kami ingin mewujudkan semangat 'Rumahku Kampusku, Kampusku adalah Surgaku'. Karena itu, seluruh warga kampus harus merasa aman dan nyaman. Hari ini kita harus semakin masif dalam mencegah dan menangani berbagai bentuk kekerasan hingga ke persoalan-persoalan yang lebih detail," ungkap Rektor.
Menurutnya, UMPO telah memiliki berbagai perangkat pendukung, seperti Tim Etik dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH), yang berperan dalam memberikan pendampingan terhadap berbagai persoalan yang muncul di lingkungan kampus. Kehadiran seminar ini diharapkan semakin memperkuat pemahaman sivitas akademika terhadap berbagai bentuk kekerasan, termasuk yang terjadi di ruang digital.
Mengangkat tema Cyber Crime, seminar membahas berbagai bentuk kekerasan berbasis digital, mulai dari kekerasan verbal, nonverbal, hingga berbagai modus kejahatan siber yang kini semakin kompleks. Melalui pemaparan dari Unit PPA Satreskrim Polres Ponorogo, peserta diajak memahami langkah-langkah pencegahan, mekanisme penanganan, serta pentingnya membangun budaya saling menghormati di lingkungan perguruan tinggi.
Rektor juga berharap seminar ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan Polres Ponorogo, khususnya dalam bidang edukasi hukum, pendampingan, serta pelayanan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat maupun sivitas akademika.
Menutup sambutannya, Dr. Rido Kurnianto mengajak seluruh peserta untuk menjadikan seminar ini tidak hanya sebagai forum menambah wawasan, tetapi juga sebagai penguat komitmen bersama dalam menciptakan budaya kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
"Semoga seminar ini menjadi wacana sekaligus menjadi keinginan kuat kita bersama untuk terus mewujudkan Universitas Muhammadiyah Ponorogo sebagai kampus yang nyaman, karena kampus kita adalah surga kita," pungkasnya sebelum secara resmi membuka seminar.
Seminar ini menjadi langkah awal dari rangkaian edukasi Satgas PPKPT UMPO dalam meningkatkan kesadaran seluruh sivitas akademika mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus memperkuat budaya kampus yang unggul, berintegritas, dan berkemajuan.